Showing posts with label Merenung. Show all posts
Showing posts with label Merenung. Show all posts

Thursday, October 6, 2016

Kepercayaan

Kepercayaan.
Satu kata penuh arti, bagaimana kepala kamu mengartikannya. Namun sebuah kata mahal untuk beberapa orang, ya.. beberapa orang.
Karena sebagian orang akan lebih memilih mengabaikan kata ini, kadung terpaku dengan kata lainnya. 1 kata ajaib ini terpaku dan terpatri kuat kedalam pemikirian beberapa orang, menjadikannya sebuah manifest dan memakaikan artinya dalam kehidupannya. Beberapa orang akan hancur jika tidak mendapatkan 1 kata ini, merasa dikhianati, diremehkan, dikucilkan, bahkan merasa direndahkan. Mengapa bisa demikian? Karena dengan pemikiran yang besar, kata tersebut adalah kata dengan makna yang besar, lebih besar dari dirinya.

Wednesday, April 4, 2012

yang ada disisi lain seorang lelaki

Palung-palung lautan ini seperti bergemericik..
Bimbang namun mengalir adanya menerawang tatanan hakikatnya..
Sepintas ia melirik dan tak bergeming..
Sepintas..
Ya, hanya sebatas tahu bagaimana mengatur rumitnya alunan tak bernyawa..

Disisi lain ia tahu simpangan yg damai melarutkan mimpinya..
Disisi lain ia tak ingin tahu pusaran angin menikam dan menghajarnya dari berbagai arah..
Dia tetap..
Dia pada kekuatan ego nya..

Yang ada disisi lain seorang lelaki..
Bukan bagaimana ia tertidur diawan..
Tapi bagaimana awan itu merasa..

Bukan bagaimana berlari membawa seikat bahagia..
Tapi bagaimana bahagia itu diberi berkat kebahagiaan..

Bukan bagaimana menunjuk..
Tapi bagaimana berfikir sebelum bergeming..

Seorang lelaki akan bangkit dan tersenyum puas akan kemenangannya..
Tapi disisi lainnya..
Ia menjatuhkan lagi dirinya agar ia bisa lebih dalam merasa..